Kurang Afdol Wisata ke Ujung Kulon sebelum Cicipi Pecak “Haseum”

0
238
Dok. merahputih.com

Ujung Kulon (Samudranesia) – Wisata ke Ujung Kulon harus diakui pastinya sangat menyenangkan. Menyenangkan, karena destinasi ini mampu memenuhi semua hasrat kesenangan yang tentunya berujung kepuasan. Bagaimana tidak, kawasan ini tak hanya menyuguhkan objek wisata yang komplet dengan panorama asrinya yang menawan, tapi juga ditopang dengan fasilitas lengkap dan refresentatif. Pendek kata, apapun yang menjadi suguhan di Ujung Kulon bisa dipastikan akan memanjakan mata.

Bukan cuma itu. Ujung Kulon juga sangat fenomenal karena kulinernya. Selain ragamnya yang begitu banyak, kawasan ini juga menyuguhkan menu-menu yang sangat khas, yang kenikmatannya sangat menggoda selera. Ada sederet menu khas Ujung Kulon yang tersohor. Sebut saja beberapa di antaranya, sate bandeng, nasi sumsum, rabeg dan yang tak kalah bekennya adalah pecak haseum.

Di Taman Wisata Ujung Kulon pecak haseum boleh dibilang menjadi menu khas yang paling banyak dicari. Pasalnya, jenis kuliner ini punya sensasi rasa asam sekaligus pedas yang menggoda. Jangan heran, jika pada sentuhan pertama, orang akan langsung suka. Apalagi, daging ikan yang disajikan terasa empuk dan tentu saja sangat lezat. Wajar, karena pecak haseum merupakan olahan ikan pilihan. Bisa ikan laut, bisa pula ikan air tawar. Beberapa contoh ikan yang kerap jadi pilihan, misalnya: kakap, kerapu, tongkol, cumi-cumi. Sedang ikan air tawar: lele, mas dan mujair.

Soal bumbu yang terasa asam atau dalam bahasa setempat haseum memang sangat dominan. Karenanya, ini sensasi rasa yang membedakan pecak haseum dengan pecak-pecak dari daerah lain. Sangat khas. Rasa asam ini berasal dari buah balingbing (bahasa setempat) atau belimbing wuluh. Khusus di sejumlah wilayah di Pandeglang, rasa asamnya berasal dari honje bakar sebagai ganti belimbing wuluh. Lalu, untuk menyempurnakan cita rasanya biasanya dilengkapi pula bumbu yang terbuat dari, antara lain: jahe, tomat, bawang. Semuanya diulek halus dan dimatangkan dengan cara dibakar.Cara lainnya, bahan yang dibakar hanyalah bawangnya saja.

Sebagai kuliner racikan asli masyarakat Ujung Kulon, pecak haseum tentu sangat mudah ditemui di kawasan wisata ini. Tak sedikit warung atau restoran yang menyediakan menu khas ini. Terlebih lagi pada momen-momen spesial, seperti acara babacakan atau makan bareng, pecak haseum selalu menjadi salah satu sajian utama. Entah itu saat acara penyambutan tamu, momen di hari raya Idul Fitri atau acara keluarga dengan memanggang ikan di luar rumah. Penasaran dengan sensasi rasanya? Kunjungi saja Taman Wisata Ujung Kulon. (Guss)