Kunjungi Natuna, Menteri Edhy Dengarkan Keluhan Nelayan

0
38
Acara Ramah Tamah Menteri Edhy dengan nelayan.

Jakarta (Samudranesia)) – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terbang ke Kabupaten Natuna untuk mengunjungi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna di Selat Lampa, Kepulauan Riau.

Menteri Edhy tiba di Natuna pada Selasa (7/1), siang. Pada kunjungan ini Edhy didampingi Dirjen Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar dan Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto.

Baca Juga:

Bersama rombongan, Menteri Edhy meninjau fasiltas SKPT Natuna. Ia juga berdialog dengan para nelayan yang biasa melaut di perairan terdepan Indonesia di perairan Natuna.

“Kunjungan ini menindaklanjuti salah satu perintah Presiden Jokowi kepada Menteri KKP untuk memperbaiki komunikasi dengan nelayan,” kata Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo.

Rencananya, Menteri Edhy akan bermalam di Natuna. Dalam kunjungan ini dia juga akan memanfaatkan waktunya untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah setempat, pembudidaya ikan dan para nelayan.

Dalam dialognya, setidaknya terdapat tiga keluhan nelayan yang disampaikan kepada Menteri Edhy dalam forum ramah tamah tersebut. Di antaranya adalah mengenai kebutuhan air bersih, ketersediaan bahan bakar, dan yang paling serius adalah soal kestabilan harga ikan.

Khusus mengenai kestabilan harga ikan, Menteri Edhy langsung memberi solusi. Ia berjanji kepada  nelayan setempat untuk segera membangun tempat penyimpanan ikan (Cold Storage).

Menurutnya, ini adalah salah satu solusi KKP bagi ketidakstabilan harga ikan yang kerap dihadapi nelayan. Nelayan dapat menyimpan hasil tangkapannya di cold storage saat harga ikan sedang turun. Sementara ikan dapat langsung dikeluarkan dan masih dalam keadaan segar ketika harga mulai stabil. (Tyo)