Kisruh Pelabuhan Marunda, KBN harus Legowo dengan Dikabulkannya Kasasi KCN

0
76
Pelabuhan Marunda. Foto: Istimewa.

Jakarta (Samudranesia) – Dikabulkannya kasasi PT Kawasan Citra Nusantara (KCN) oleh Mahkamah Agung (MA) atas permasalahan hukum yang terjadi terkait pembangunan pelabuhan Marunda menuntut PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) untuk bersikap legowo.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi dalam keterangannya dalam pesan elektronik beberapa waktu lalu.

“KBN harus legowo dengan keputusan MA ini. Tak ada alasan kuat bagi KBN untuk mengajukan PK, karena MA telah mengeluarkan larangan PK bagi sengketa persaingan usaha,” ujar Siswanto.

Diketahui dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) nomor 3 tahun 2019 pada pasal 15 berbunyi ” Terhadap putusan Keberatan Terlapor dan /atau KPPU hanya dapat mengajukan upaya hukum kasasi kepada Mahkamah Agung sebagai upaya hukum terakhir”.

Kisruh Pelabuhan Marunda berawal pada 2012, ketika manajemen KBN dipimpin oleh Sattar Taba. KBN menggugat KCN dan Kementerian Perhubungan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait pengeloaan Pelabuhan Marunda.

PN Jakarta Utara kemudian memenangkan KBN yang selanjutnya dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Jakarta. Putusan PN Jakarta Utara dan PT Jakarta di antaranya memutuskan bahwa perjanjian yang dilakukan oleh pihak KCN bersama dengan kementerian perhubungan adalah cacat hukum dan dianggap tidak sah.

Atas keputusan tersebut, KCN mengajukan kasasi ke MA, dengan Nomor register: 2226 K/PDT/2019, yang sudah masuk pada 1 Juli 2019. (Tyo)