Ketum ALFI: Kehadiran Mata Kuliah Akuntansi Logistik Sangat Penting

0
172
Ketum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi

Jakarta (Samudranesia) – Kuliah Perdana Mata Kuliah Akuntansi Logistik Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Negeri Sebelas Maret (FEB-UNS) Solo, yang dilaksanakan secara Virtual pada Jumat (18/9/2020).

Hadirnya mata kuliah tersebut menjadi jawaban untuk menyiapkan SDM andal di sektor logistik.

“Diperlukan strategi baru, bahkan visi dan misi baru, serta mengadopsi inovasi dan teknologi supaya lulusan perguruan tinggi bisa segera diserap pasar industri, termasuk di sektor logistik,” ujar Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi dalam sambutannya di awal kuliah.

Ia mengimbau agar sistem pendidikan tinggi di Indonesia perlu membuka diri dan menata ulang secara struktural, mendasar dan menyeluruh dengan menghadirkan mata kuliah khusus di sektor logistik.

“Kehadiran mata kuliah Akuntansi Logistik menjadi sangat penting, karena SDM yang kompeten serta didukung pemahaman informasi teknologi akan memudahkan perusahaan di bidang logistik mendapatkan tenaga yang lebih kompeten di bidang keuangan akuntansi maupun pemahaman dibidang information teknologi,” terangnya.

Saat ini, sambung Yukki, perlu merumuskan ulang produk, branding, marketing dan bahkan struktur keuangan lantaran isu utama suatu perusahaan adalah manusia yang berkompeten.

“Jadi sudah waktunya merancang ulang dan mengimplementasikan design SDM termasuk menyesuaikan struktur organisasi dan job description agar perusahaan–perusahaan bisa segera mulai dan menjalankan re-design sebagai neo essential strategy,” jelasnya..

“Salah satu caranya yakni dengan membuka mata kuliah Akuntansi Logistik yang hari ini kita mulai bersama,” tambah dia.

Yukki yang juga menjabat Chairman Asean Federation of Forwarders Association (AFFA) itu berharap ke depannya mata kuliah ini perlu didukung laboratorium industri seperti laboratorium pergudangan dan persediaan dengan menggunakan IT seperti Transport Management System dan Warehouse Management System.

“Hal itu supaya para mahasiswa lebih bisa memahami secara langsung bagaimana industri melakukan akrtivitasnya,” ungkapnya.

Kepada FEB UNS, Yukki menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya. Berkat kerja sama yang sudah terjalin selama ini antara DPP ALFI dan FEB UNS berjalan dengan baik.

Sehingga, hal itu diharapkan mampu melahirkan suatu gagasan dan program unggulan yang diikuti oleh mahasiswa dari seluruh Indonesia dalam program Kurikulum Merdeka, yaitu hadirnya mata kuliah Akuntansi Logistik.

“Sebab kerja sama ini mendekatkan sistem pembelajaran di kampus, menyesuaikan dengan kebutuhan dunia industri khususnya di sektor logistik. Apalagi kegiatan logistik masuk di semua aktivitas kehidupan kita saat ini,” bebernya.

Menurut dia, di tengah situasi dan kondisi menghadapi pandemi Covid 19 saat ini, era digitalisasi sudah menjadi keniscayaan. Hal ini menunjukan bahwa sekarang telah terjadi transformasi sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain kearah era baru, termasuk bidang logistik.

Pada kesempatan itu, Yukki juga menegaskan bahwa DPP ALFI/ILFA dan DPW ALFI Jateng DIY siap mendukung program UNS itu demi kemajuan bersama.

“Sukses untuk Prodi S1 Akuntansi UNS dan selamat mengikuti perkuliahan yang sangat penting ini bagi para teman-teman mahasiswa, semoga kita semua akan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan negara kita tercinta Indonesia,” pungkasnya. (Tyo)