Kelimutu Tawarkan Petualangan di Tengah Panorama Menawan

0
72

Ende (Samudranesia) – Wisata sambil menyalurkan hobi bertualang atau sebaliknya memang terbilang langka. Pasalnya, tak semua destinasi wisata menyediakan keduanya. Tak hanya pemandangan alam yang eksotik, tapi juga menyuguhkan unsur-unsur petualangan yang menantang. Jelas, objek wisata semacam ini hanya bisa dihitung dengan jari. Nah, satu di antara yang langka itu adalah Kelimutu.

Kelimutu memang punya pamor. Namanya tak hanya menggaung di seantero negeri, tapi juga jauh melampaui batas negeri. Bagaimana tidak, Kelimutu itu destinasi wisata fenomenal. Sedikitnya terdapat dua objek wisata dalam satu lokasi. Selain gunung, pada ketinggian tertentu di punggung gunung tersebut terdapat sebuah danau yang airnya terdiri dari tiga warna; biru, merah dan putih.

Melihat ketiga Danau Kelimutu dengan airnya yang tiga warna itu tak ubahnya memandang sebuah keajaiban alam. Keajaiban yang tak sekadar menyuguhkan keindahan panorama saja, melainkan juga keunikan yang sulit ditemukan di tempat-tempat lain. Hal lain yang juga ditawarkan Danau atau Gunung Kelimutu tentunya unsur petualangan yang cukup menantang.

Asal tahu saja untuk mencapai lokasi Danau Kelimutu Anda harus trekking dahulu, menelusuri alam pengunungan. Selain menanjak dan menurun, perjalanan juga  cukup berliku. Jelas, ini memberi kesan tersendiri, menantang sekaligus menjadi ajang penyaluran mereka yang hobi bertualang. Dan, petualangan itu sudah dimulai sejak gerbang lokasi danau tersebut berada, yakni Taman Nasional Kelimutu. Pastinya, mesti harus sedikit menguras tenaga, perjalanan tetap mengasyikkan. Pasalnya, sepanjang perjalanan panorama yang luar biasa menawan akan selalu menjadi suguhan yang menghibur hingga puncak Gunung Kelimutu. Ditambah lagi, hembusan hawanya yang begitu sejuk akan selalu menemani sepanjang perjalanan. Benar-benar mengesankan.

Lebih impresif lagi saat berada di tepian Danau Kelimutu. Di balik kecantikan panoramanya, jelas terselip pula keajaiban. Ada tiga kubangan raksasa berisi air tiga warna. Bukan cuma keajaiban yang mencuat di sana, tapi juga ada aroma mitos yang berkembang. Yakni, menurut masyarakat setempat Danau Kelimutu merupakan tempat roh berkumpul. Untuk danau dengan air berwarna biru adalah tempat roh orang-orang yang meninggal muda. Lalu, warna merah, diyakini tempat berkumpulnya roh orang-orang jahat. Terakhir, danau dengan air berwarna putih menjadi tempat roh mereka yang meninggal di usia tua.

Kelimutu juga punya kekayaan alam lain. Di balik kerimbunan hutan yang menyelimutinya, hidup pelbagai jenis hewan di dalamnya. Seperti: rusa, babi hutan, ayam hutan, elang dan lain-lain. Untuk tumbuhan, Kelimutu juga tak kalah banyaknya. Bahkan, tumbuhan yang terbilang langka di Pulau Flores, di sini ada. Di antaranya, pinus, cemara, kayu merah dan edelweiss. Tertarik ingin membuktikan keajaiban Kelimutu? Mudah saja. Dari Kota Ende bisa langsung menuju Desa Moni kira-kira 45 km jaraknya. Atau, dengan waktu tempuh berkisar satu setengah jam. Lalu diteruskan dengan trekking sejauh 13 km menuju Danau Kelimutu. Tapi, untuk Anda yang tak suka trekking bisa menumpang kendaraan yang tersedia sampai bibir danau. (Guss)