Ingat Labuan Bajo, Ingat “Rumpu Rampe”

0
217
Rumpu rampe, salah satu kuliner khas Labuan Bajo Dok. merahputih.com

Labuan Bajo (Samudranesia) – Objek wisata Labuan Bajo selain beragam dan lengkap, juga banyak jumlahnya, plus sangat berkelas. Pendek kata, jenis wisata apapun yang diinginkan bisa dipastikan tersedia. Mau wisata bahari, mulai dari sekadar menghabiskan waktu di atas kapal atau live on board (LOB), lalu snorkeling hingga diving selalu terbuka di sini.

Tak ketinggalan pantai-pantai di kawasan Labuan Bajo yang panoramanya memukau jelas menjadi tempat bersantai yang mengasyikkan. Tentu saja ini bisa dijadikan pilihan. Dan, yang tak kalah prestisiusnya adalah melihat langsung komodo. Hewan purba yang sangat langka dan hanya hidup di Indonesia, khususnya di Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Atau, mau wisata dalam bentuk yang lain juga sangat banyak. Mau yang mana, tentu saja terserah pilihan Anda.

Lantas bagaimana dengan kulinernya? Pasti, sangat banyak macamnya. Sebagai sebuah destinasi wisata yang sudah sangat tersohor, kuliner jelas menjadi bagian yang tak mungkin bisa dipisahkan. Apalagi masyarakat Labuan Bajo memang dikenal memiliki koleksi kuliner asli yang tak sedikit jumlahnya dan sudah ada sejak lama. Selain khas dan banyak ragamnya, makanan tersebut juga  punya rasa yang sensasional. Beberapa contohnya adalah Rumpun rampe, Tapa kolo, Jagung bose, Jagung catemak dan Se’i.

Sebagai kuliner asli, semuanya tentu tak sulit ditemui di Labuan Bajo. Boleh dibilang, hampir setiap restoran atau bahkan warung-warung makan sederhana menyediakannya. Lantas, jika ditelisik bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan menu tersebut terbilang sangat umum. Karenanya sangat mudah didapat. Bukan cuma itu, pembuatannya pun rata-rata sangat gampang. Meski begitu, soal rasa dijamin akan memanjakan lidah Anda. Nah, untuk mengilangkan rasa penasaran Anda, berikut dua jenis kuliner khas Labuan Bajo untuk Anda.

Rumpu rampe. Masakan ini berupa tumisan yang punya rasa sangat khas. Semua bahannya terbuat dari sayur-sayuran: daun pepaya, buah pepaya muda, jantung pisang dan daun ubi. Kemudian dicampur dengan bumbu yang terbuat dari udang rebon disangrai, tomat, cabe rawit, bawang putih dan bawang merah, plus penyedap rasa. Melihat bahanya yang kesemuanya berasal dari sayur-sayuran, maka  rumpu rampe selain bisa dikonsumsi oleh semua orang, sangat ideal pula untuk mereka yang menganut pola vegetarian.

Se’i. Masakan khas yang satu ini murni terbuat dari daging. Umumnya se’i menggunakan daging sapi. Daging sapi ini dimasak dengan cara pengasapan yang tentu dalam kondisi panas. Sumber pengasapan berasal dari kayu yang dibakar. Untuk mendapatkan cita rasa yang khas, saat pengasapan daging ditutup daun kosambi. Dan, lama pengasapannya mencapai kurang-lebih 9 jam. Nah, untuk Anda pecinta kuliner yang terbuat dari bahan daging, tak berlebihan jika se’I dijadikan pilihan. (Guss)