Indonesian Chef Association (ICA) Rayakan HUT ke-13 Secara Serentak

0
501

Jakarta (Samudranesia) – Indonesian Chef Association (ICA) yang berdiri pada 25 Januari2007 mempunyai 4.000 an anggota yang terseber di 28 provinsi di Indonesia serta beberapa ambasador di luar negeri.

“Pada tahun 1999 banyak kelompok kuliner di bali atau dimanapun, kemudian pada tahun 2003 di adakan gathering sejawa dan Bali di adakan di Semarang, dari hasil gathering tersebut terciptalah satu komitmen untuk membentuk sebuah wadah assosiasi di Indonesia dengan nama yang mewakili seluruh assosiasi chef yaitu Indonesian Chef Association, ICA di resmikan pada 25 Januari 2007 saat acara summit di Bandung,” ujar Uthe biasa disapa di Jakarta, Sabtu (25/1).

Posisinya sebagai ketua BPD DKI Jakarta, Uthe menegaskan bahwa chef-chef mungkin bisa dibilang sedikit idealis.

“Karena visi misinya kita ingin mengangkat khasanah kuliner Indonesia baik nasional maupun internasional, karena banyak makanan Indonesia yang hampir punah, kita coba angkat kembali,” ungkapnya.

Bertepatan hari raya Imlek, ICA merayakan HUT ke-13 seacara serentak di 22 BPD (provinsi), 34 BPC (kota), dan seluruh perwakilan di luar negeri dengan mengadakan Coaching Clinic ke mahasiswa dan pelajar, bakti sosial ke panti asuhan, dan donasi kepada korban banjir, serta lomba lomba masakan Indonesia.

“Hari ini kita buat acara selametan untuk ulang tahun ICA, sekaligus mendeklarasikan bahwa di hari ini adalah hari nasional untuk para chef di Indonesi,” ungkap Uthe.

Di usianya yang ke-13, ICA mempunyai target untuk melestarikan makanan budaya kuliner Indonesia baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Banyak sekali sekarang makanan-makanan yang datang ke Indonesia dengan berbagai macam rasa varian yang konotasinya bukan makanan kita, tapi kenapa mereka lebih mengenal makanan itu,” pungkasnya.

Uthe juga berharap pemerintah dapat mendukung program-program ICA dalam kancah budaya kuliner Indonesia. (Ars)