Gara-gara Hujan, Terjadi Kematian Ikan Masal di Danau Ini

0
187
Ilustrasi/news.kkp.go.id

Agam (Samudranesia) – Intensitas hujan dengan curah tinggi yang terjadi di Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat sejak Selasa (28/1) membuat puluhan ton ikan di Danau Maninjau mati. Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam mencatat sedikitnya ada 10 ton ikan mati dari 15 keramba jarring apung di Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Tanjung Raya.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Agam, Ermanto, 15 KJA tersebut milik 5 orang petani di Galapuang. Menurutnya ikan-ikan siap panen tersebut kemungkinan besar mati karena kekurangan oksigen dan akhirnya mengapung.

Ermanto sudah mengimbau kepada para petambak untuk segera memanen ikan-ikan tersebut agar tidak lebih banyak lagi ikan yang mati. “mereka sudah diimbau untuk mengumpulkan bangkai ikan dan menguburkannya dekat danau,” kata Ermanto seperti dikutip dari Antara, Kamis (30/1)

Ia juga meminta agar petambak mengurangi pemberian pakan dan penebaran bibit. “Sudah kita imbau sebelumnya bahwa setiap tahun di bulan Agustus hingga Februari untuk tidak menebar benih karena di rentang waktu tersebut curah hujan di wilayah ini sangat tinggi,” katanya.

Akibat kematian masal ikan, petambak dilaporkan mengalami kerugian Rp200 juta hingga Rp260 juta.