Danseskoal Kunjungi Instansi Strategis Kemaritiman di Singapura

0
27
Kunjungan rombongan Danseskoal ke Maritime Training and Doctrine Center (MTDC) Republik Singapore Navy.

Jakarta (Samudranesia) – Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., didampingi staf  beserta 10 (sepuluh) Alumni Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-57 TA. 2019 melaksanakan rangkaian kunjungan kerja ke Korea Selatan dan Singapura beberapa hari yang lalu.

Saat mengunjungi Singapura, tempat pertama yang dikunjunginya yaitu S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS) yang terletak di Nanyang Technological University Singapura. Danseskoal beserta rombongan disambut oleh Dekan RSIS Professor Ralf Emmers dan selanjutnya menuju ruang diskusi.

Acara dilanjutkan dengan diskusi mengenai kemungkinan kerjasama yang dapat dilakukan oleh Seskoal dan RSIS di bidang Pendidikan. Pada kesempatan tersebut, Danseskoal menyampaikan permintaan kerjasama terkait permohonan tenaga pendidik dan pembimbing Tesis bagi Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-58 TA. 2020.

Di akhir kunjungan ke RSIS, Danseskoal memberikan buku tulisan Danseskoal untuk diletakkan di perpustakaan RSIS. Selanjutnya rombongan delegasi melaksanakan kunjungan ke Changi Naval Base yaitu ke Maritime Security Task Force (MSTF) adalah gugus tugas keamanan maritime Singapura yang di inisisasi oleh Angkatan Laut Singapura dengan melibatkan institusi lain yang juga mempunyai kepentingan di laut dalam untuk dapat mensinergikan tindakan untuk menghadapi hal hal yang menjadi ancaman bagi keamanan maritim.

Kunjungan dilanjutkan ke International Fusion Center (IFC) yang didirikan dengan tujuan untuk mendukung kebijakan strategis Singapura dalam memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti kepada lembaga penegak hukum regional. Pada kunjungan di IFC, Danseskoal menerima paparan dari Kepala IFC SLTC Raymong Ong mengenai keberadaan IFC dan keberhasilanya selama ini, kemudian di akhir paparan dilaksanakan diskusi. Selanjutnya kunjungan ke Maritime Training and Doctrine Center (MTDC) Republik Singapore Navy.

Pusat pelatihan dan doktrin maritim ini didirikan dengan tujuan menghasilkan prajurit RSN yang modern dan terampil guna disiapkan menjadi prajurit RSN di masa mendatang. Pada kunjungan ke MTDC, Danseskoal dan delegasi diterima oleh Komandan MTDC COL Dauglas Goh kemudian dilanjutkan dengan menerima paparan tentang MTDC yg berupa visi dan misi, kurikulum dan beberapa program pelatihan yang diselenggarakan oleh MTDC serta peninjauan ke beberapa fasilitas diantaranya Nuklir Biologic Control Demage (NBCD) dan Engineering and Platform Center yang berada di MTDC.

Kunjungan ke NEWater Singapura, NEWater adalah nama merek yang diberikan untuk reklamasi air yang diproduksi oleh Dewan Otoritas Publik Singapura (PUB). Pengolahan ini dikhususkan untuk air limbah masyarakat yang kemudian dimurnikan menggunakan tiga langkah pemurnian yaitu mikrofiltrasi, reverse osmosis dan teknologi ultraviolet.

Di hari kelima, rombongan delegasi mengunjungi beberapa instansi seperti Singapore Technology And Design University (SUTD). Di mana pola pendidikan di STDU ini adalah memperkuat matematika dan fisika sebagai fondasi bagi mahasiswa baru, dengan dasar yang kuat maka akan dapat mengikuti perkembangan dan perubahan kebutuhan dan kompleksitas dalam permasalahan di kehidupan manusia.

Setelah memperoleh dasar yang kuat maka akan menggali petensi dari tiap-tiap mahasiswa untuk berinovasi dan berkreativitas dalam design dan tehnologi yang berguna bagi kehidupan manusia. Selanjutnya mengunjungi ST Engineering Marine yaitu bagian dari Tamasek Holdings yang bergerak dalam bidang industri maritim.  

ST Engineering Marine ini memproduksi produk-produk pertahanan salah satunya adalah kerjasama dengan RSN. Pabrik ST Engineering Marine ada di empat lokasi, dua diantaranya berada di Amerika dan dua yang lainya berada di Singapura. Terakhir mengunjungi tempat Tay Paper Rexycling yang merupakan perusahaan bergerak di bidang jasa penghancuran dokumen.

Dokumen ini dapat berupa kertas atau elektronik. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1965 dan sampai sekarang masih dipercaya masyarakat untuk jasa penghancuran dokumen. (Tyo)