464 Taruna Siap Ikuti Pendidikan di Politeknik AUP

0
443
Iis Edhy Prabowo Bersama para taruna Politeknik AUP (dok.Politeknik AUP)

Jakarta (Samudranesia) – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat sejumlah 464 taruna Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) untuk mengenal lebih dekat kampus mereka. Pada 25-28 September 2020 lalu mereka mengikuti Masa Orientasi Studi dan Ketarunaan (MOSTAR) 2020 secara daring.

Menurut Direktur Politeknik AUP, Ilham, MOSTAR dilaksanakan untuk memberikan pengenalan organisasi dan ketatalaksanaan lingkup Kampus Politeknik Ahli Usaha Perikanan, pengenalan sistem pendidikan/akademik, pengenalan sarana dan prasarana, pengenalan sistem kedisiplinan serta pengenalan sistem administrasi dan prosedur persuratan. “Para calon taruna/i ini perlu mengetahui sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar selama di Politeknik Ahli Usaha Perikanan,” katanya melalui Siaran Pers Senin 28 September 2020.

Para calon taruna/i, kata Ilham, juga dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik kepada seluruh civitas akademika dan memahami tata cara administrasi penggunaan sarana yang dimiliki. “Dengan demikian taruna baru setelah dilantik juga dapat melaksanakan segala tugas-tugas dan tanggungjawabnya sebagai seorang taruna/i,” jelasnya.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja yang diwakili oleh Bambang Suprakto selaku Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan (KAPUSDIK-KP), menyampaikan bahwa Politeknik AUP merupakan miniatur Indonesia, di mana taruna/i baru Politeknik AUP ini berasal dari berbagai perwakilan daerah Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.

“Para taruna mewakili  daerah masing-masing untuk mengasah kemampuan di sektor kelautan dan perikanan,” kata Bambang. Menurutnya, sejumlah 464 taruna yang terpilih merupakan orang-orang terpilih dari sejumlah hampir 5.000 orang pendaftar tahun ini.

“Karena berasal dari ranah yang berbeda-beda, tentunya akan terdapat karakter yang sangat beragam. Maka dari pada itu, kegiatan MOSTAR ini sangat penting sebagai wadah pengenalan dan pengembangan karakter satu dengan lainnya,” sambungnya.

Iis Edhy Prabowo, yang mewakili Menteri Kelautan dan perikanan turut hadir dalam penutupan kegiatan MOSTAR 2020. “Saya ucapkan selamat kepada para orang tua taruna. Saya percaya bahwa Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu saat ini merasa bangga dan bahagia melihat putra putrinya memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan di Politeknik AUP dalam rangka menyongsong masa depan yang lebih baik” ujar Iis Edhy Prabowo yang pada kesempatan tersebut digelari sebagai Ibu Taruna Politeknik AUP.

Calon taruna/i Angkatan ke-56 Politeknik AUP, baik yang berasal dari ranah jalur khusus (anak pelaku utama perikanan: nelayan, pembudidaya, pengolah dan pemasar hasil perikanan, petambak garam, dst) maupun dari jalur umum (masyarakat umum) memiliki komposisi 50:50.Saat ini,tercatat sejumlah218 orang dari jalur khusus (Pumakan) dan sejumlah 246 orang berasal dari jalur umum (Non Pumakan), serta terdapat tambahan D-IV sisipan sebanyak 13 orang. Dari jumlah penerimaan taruna tersebut yang nantinya akan dibagikan berdasarkan program peminatan atau yang disebut dengan program studi masing-masing.

Politeknik AUP sampai saat ini sudah memiliki 6 program Studi Sarjana Terapan, yakni Teknologi Penangkapan Ikan (TPI), Permesinan Perikanan (MP), Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPH), Teknologi Akuakultur (TAK), Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan (TPS), Penyuluhan Perikanan (PP); serta1 Program Studi Magister Terapan Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan (PSP), dengan lokasi kampus terletak di Pasar Minggu – Jakarta, Karang Antu – Serang, dan Cikaret – Bogor.

Setelah mengikuti MOSTAR, para calon tarunabaru dituntut untuk dapat mengikuti prosesi pendidikan di lingkup asrama yang nantinya diharapkan dapat mengikuti struktur organisasi Politeknik AUP beserta tugas pokok dan fungsinya, memahami sistem pendidikan dan sistem kehidupan yang berlaku di kampus, mampu melakukan komunikasi dengan baik kepada segenap jajaran civitas akademika, dan dapat berpartisipasi aktif guna menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, rapih, serasi, serta berdisiplin tinggi. Selain itu, taruna/i dapat memahami lebih lanjut peranan dan eksistensi masing-masing program studi yang ada, sehingga semakin terarah dalam menentukan pilihan kedepannya.